Jumat, 30 Oktober 2015

Dear Dady
 
shanty sayang dady!makasih udah jadi best dad ever,yang selalu ngasih perhatian,kasih sayang,cinta, nasihat,materi,kepercayaan,segalanya! Makasih udah sabar punya anak kaya shanty.Makasih juga buat semua pengorbanan yang udah dady kasih demi shanty!makasih sabar nya dady emang Semangat buat shanty biar jadi anak yang lebih baik,berbakti,shaleha,sukses!







 Dear Mama 
Mama tuh perempuan tercantik yang pernah shanty liat didunia,yang kedua shanty ya hehe. Mama,shanty sayang banget sama mama,makasih udah lahirin shanty ke dunia ini,jaga shanty sampe shanty sebesar ini,kasih shanty ilmu,gizi,ajarin sopan santun,semoga mama tidak pernah nyesel pernah lahirin shanty. Shanty nanti mau jadi ibu dan istri yang sempurna kayak mama,yang jago masak,yang cantik,yang selalu sabar,yang engga suka pake make up,yang ngaji terus,yang baik banget pokoknya! 

Kamis, 29 Oktober 2015

RENDAHNYA  KESEHATAN DI INDONESIA
  
 Rendahnya kesehatan di Indonesia menyebabkan pekerja atau warga yang kurang sehat,karena kurangnya dokter,kurangnya perawat sebelum ibu melahirkan,kurangnya pencegahan,dan menyebabkan kematian ibu yang tinggi,kematian bayi dan anak yang tinggi. Banyak warga yang kurang gizi karena kurangnya makanan,dan kemiskinan menyebabkan kelaparan.
    Pemerintah harus lebih memperhatikan warga yang kurang sehat,dan pemerintah harus meningkatkan kinerja dokter yang lebih baik dan unggul. Agar kurang gizi di masyarakat teratasi diantaranya pemerintah harus memberikan ASI eksklusif (hanya ASI) sampai anak berumur 6 bulan,anak di berikan makanan yang bervariasi seimbang antara kandungan protein,lemak,vitamin dan mineralnya,rajin menimbang dan mengukur tinggi anak dengan mengikuti program posyandu,jika anak dirawat di Rumah Sakit karena gizinya buruk bisa ditanyakan kepada petugas pola dan jenis makanan yang harus di berikan setelah pulang dari Rumah Sakit,jika anak telah menderita karena kekurangan gizi,maka segera berikan kalori yang tinggi dalam bentuk karbohidrat,lemak,dan gula.
    Orang yang menderita kelaparan biasanya tidak mendapat makanan,dan kelaparan yang di derita dalam jangka panjang dapat menuju ke arah kurang gizi.kekurangan nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh.penyebab terjadinya kurangnya makanan dan kelaparan terjadi karena faktor ekonomi,kemiskinan keluarga,atau penghasilan yang rendah tidak dapat memenuhi kebutuhan,berakibat pada keseimbangan nutrisi anak yang tidak terpenuhi akan terjadi kurangnya makanan dan kelaparan.
    Untuk mengurangi kematian bayi dan anak yang semakin tinggi,pemerintah harus lebih memperhatikan berbagai upaya yang telah di lakukan untuk menurunkan kematian bayi dan anak antara lain melalui penempatan bidan di desa,pemberdayaan keluarga dan masyarakat dengan mengunakan buku kesehatan ibu dan anak ( Buku KIA) dan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K),serta penyedian fasilitas kesehatan,(Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) (PONED) di puskesmas, perawatan dan (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) (PONEK) di Rumah Sakit.
    Pemerintah telah menegaskan tawaran untuk meningkatkan kualitas persalinan.pada dasarnya seorang ibu harus memiliki akses dengan tenaga kesehatan.Namun,pada kenyataannya akses menjadi persoalan yang berat di beberapa kawasan di Indonesia.banyak faktor yang dapat mempengaruhi terutama pada  daerah-daerah tertinggal seperti masalah transportasi,kondisi cuaca,serta jumlah tenaga kesehatan,yang masih kurang.Hal ini tentu menyulitkan rujukan ke fayankes(Fasilitas Pelayanan Kesehatan) terutama bagi ibu dengan komplikasi.





Catatan Kaki
* Obstetri : Cabang ilmu kedokteran yang khusus tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kelahiran bayi.
* Komprehensif : Bersifat mampu menangkap (menerima)dengan baik.


DAFTAR PUSTAKA

Rusyana, Yus., Samsuri. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, 1983.
Putrayasa, I.B. Kalimat Efektif (Diksi, Struktur, dan Logika).          : Reflika Aditama,
Cisca. EYD (Ejaan yang Disempurnakan) Lengkap. Yogyakarta: Pustaka Widyatama, 2008.
Akhdiah, Sabarti., dkk. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga, 2003.

KETERANGAN: Jenis Karangan Narasi.


 Revisi :

1. Apa yang harus pemerintah lakukan untuk meningkatkan rendahnya kesehatan?
2.Bagaimana solusi agar  kurang gizi di masyarakat teratasi oleh pemerintah?
3.Mengapa bisa terjadi kurangnya makanan dan kelaparan?
4.Apa yang harus pemerintah lakukan jika kematian bayi dan anak yang semakin tinggi?
5.Mengapa pemerintah kurang memperhatikan perawatan sebelum ibu melahirkan?


Selasa, 20 Oktober 2015




BERPIKIR KERAS

Saat kakimu tidak berfungsi seperti sebelumnya
Dan aku tidak bisa membuatmu jatuh cinta padaku
Akankan mulutmu masih mengingat rasa cintaku?
Akankan matamu masih tersenyum dari pipimu?
Dan, sayang, aku kan mencintaimu sampai kita berusia 70 tahun
Dan, aku masih bisa jatuh cinta seperti usia 23 tahun
Dan aku pikirkan tentang cara orang jatuh cinta secara misterius
Mungkin hanya sentuhan tangan
Baiklah, aku jatuh cinta padamu setiap hari
Dan aku hanya ingin beritahu kau aku
Jadi sayang sekarang
Bawa aku ke tanganmu yang penuh kasih
Cium aku di bawah cahaya ribuan bintang
Sandarkan kepalamu di atas jantungku yang berdetak
Aku berpikir keras
Mungkin kita temukan cinta tepat dimana kita berada
Ketika semua rambutku rontok dan ingatanmu memudar
Orang tak lagi mengingat namaku
Saat tanganku tidak memainkan senar seperti biasanya
Aku tahu masih akan mencintaimu seperti biasanya
Karena jiwamu tidak pernah menua, tetap muda
Dan senyummu selamanya dalam pikiran dan kenanganku 
Aku pikirkan tentang cara orang jatuh cinta secara misterius
Mungkin ini semua bagian dari rencana
Aku hanya akan terus membuat kesalahan yang sama 
Ku berharap kau akan paham
Jadi sayang sekarang
Bawa aku ke tanganmu yang penuh kasih
Cium aku di bawah cahaya ribuan bintang
Sandarkan kepalamu di atas jantungku yang berdetak
Aku berpikir keras
Mungkin kita temukan cinta tepat dimana kita berada
Jadi sayang sekarang
Bawa aku ke tanganmu yang penuh kasih
Cium aku di bawah cahaya ribuan bintang 
Sandarkan kepalamu di atas jantungku yang berdetak
Aku berpikir keras 
Mungkin kita temukan cinta tepat dimana kita berada
Kita temukan cinta tepat dimana kita berada
Dan kita temukan cinta tepat dimana kita berada

Jumat, 16 Oktober 2015

GURUKU
 (Shanty Fajartika N)

Guru engkau seluruh ilmu
Menuntut akal dan hati
Pikir dzikir dalam amal 
Menjadi teladan bagi masyarakat

Ilmu dan amal yang engkau berikan
Ibarat kawan yang cerdik setia
Selalu memelihara dan membimbing kita
Ke jalan bahagia

Wahai guru engkaulah teladan
Pemancang tongkat pengukir sejarah
Pengukir budi dan menggapai cita-cita
Untuk masa depan nan jaya